Jumat, 09 Oktober 2015

Shehrazat Episode 68
9 Oktober 2015
Onur beristirahat dan mengajak gadis kecilnya makan di sebuah tempat makan. Onur menelpon seseorang menanyakan kerabat Neil, sementara Olifer menopang dagunya dengan dua tangan, memperhatikan Onur. " kau tidak makan? Tanya Onur. Lantas Onur pamit ke belakang meninggalkam gadis kecil itu. Tetapi betapa terkejutnya Onur saat dia kembali, gadis kecil itu tak ada. Onur menanyakan ke beberapa orang, tapi tidak ada yang tau. Onur menanyakan lagi pada seorang wanita yang kebetulan melihat kemana gadis itu pergi. Onur nampak panik dan bingung mencari Olifer. Sepertinya Onur merasakan kehilangan anaknya sendiri.
Shehrazat sedang menelpon Serdar rekan kerjanya menanyakan persentasi yang Serda lakukan.Saat Bennu dan Kareem tiba dikantornya. Lalu Shehrazat menutup menyambut mereka. Kareem menanyakan Onur, Shehrazat mengatakan bahwa Onur belum pulang. Bennu - Kareem hanya saling pandang agak bingung, Shehrazat membuatkan kopi dan mereka berbincang-bincang ..
Onur mencari kesana dan kemari , berlarian mencari gadis kecil itu, ia menyusuri jalanan dan akhirnya mendapati Olifer di sebuah tempat yang mereka kunjungi sebelumnya .
Gadis kecil itu duduk sendirian di undakan teras rumah yg kosong, ia menyentuh-nyentuh sepatunya.
Ada apa " sepatumu rusak ? Kenapa kau menangis ? Nanti kita beli yang baru."
Melihat Onur datang ia marah dan menyuruh Onur meninggalkannya, sembari ia melempar sepatunya yang rusak, "Kau tidak menginginkan aku hiks Hicks."
Kau salah, seru Onur sembari meraih kepala gadis kecil itu kepelukkannya dan mencium keningnya.
Nadide baru pulang berbelanja dan mendapati Ahu dan ibunya sedang membuat adonan kue, Ahu mengatakan sesuatu pada Nadine, yang membuat Nadene kesal.
Di Binyapi Kareem menelpon Onur, karena ia dan Olifer baru berbelanja Onur tak bisa banyak bicara. Kareem menanyakan apa yang Onur lakukan di luar kota? Onur beralasan ia ada keperluan.
Di perjalanan Onur menghentikan mobilnya dan menelpon Kareem. Onur menceritakan tentang keadaannya, " Aku dalam masalahnbesar Kareem ". Ada apa? Kata Kareem. " Kau ingat Neil?, tunanganku. Saat berpisah dia hamil, aku menyuruhnya menggugurkan kandungannya, tapi ternyata Neil tidak menggugurkan kandungannya, sebulan yang lalu Neil meninggal karena kecelakaan , dia sembilan tahun dan dia sedang bersamaku saat ini. " Kareem terkejut mendengarnya.
Ferede sedang bersantai di teras rumahnya ditemani Virdef, ia tersenyum pada Virdef dan memberikan bros mahal dan cantik , Virdef agak. Sungkan tapi
Ferede membujuknya. Ferede mengucapkan banyak terima kasih pada kesetian dan perhatian Verdef.
Saat Onur kembali kedalam mobil ia lihat gadis kecil itu tertidur karena kelelahan. Onur pelan-pelan menurunkan jok mobil agar gadis kecil itu merasa nyaman dalam tidurnya.
Kareem ke kantor Shehrazat menjemput Bennu, ia bercakap-cakap dengan Sheh tantang Onur yang sedang ke luar kota. Kareem tidak memberitahu apa pun mengenai Onur.
Di kediaman Burhan, Ali kemal menimang Ummut. Disana juga ada anggota keluarga lainnya , juga ibu mertua Ali kemal..perempuan itu mau menggendong Umut tapi tidak dibolehkan Burket, Nadine menegur sikap Burkat .
Di dapur, Ahu sedang berdebat dengan Ayse dan Ghani
Onur merasa tidak ada jalan lain kecuali memberitahu seseorang kesulitannya dan itu adalah Virdef pelayan setiannya, Onur lantas menelponya, Onur meminta bantuan Virdef, hal yang membuat Virdef bingung, Onur berpesan jangan memberitahu siapa pun, jangan ada yang tau kalau ia menelpon Virdef, Onur akan menjelaskan saat mereka bertemu. Virdef lantas berpura-pura sedang bicara dengan bibinya, Ferede melihat Verdif , Ia lihat Verdef sedang bicara dengan seseorang, karena Ferede ada di dekatnya. Siapa yang menelponmu itu Virdef?
" Bibiku, katanya anaknya jatuh terguling-guling dari tangga dan kakinya patah."
Kasihan sekali kata Ferede.
",Kalau kau tak keberatan aku ingin melihatnya di apartemennya."
Semula Ferede keberatan karena ia tidak mau sendirian, Verdef bilang ia akan memanggil seseorang untuk menjaga dan menemanimu.
Jangan lupa menelpon kalau kau sudah sampai, OK
Baiklah, sahut Virdef.
Benno dan Kareem tidak jadi pergi ke pesta. Mereka berpelukkan.
Virdef sampai ditempat Onur menunggunya, Onur menceritakan tentang Niel dan putrinya Olifer. Virdef nampak terkejut tapi akhirnya mau menjaga Olifer. Kata Onur, ia ingin hal ini akan menjadi rahasia mereka berdua.
Siapa anak itu?
Akhirnya Onur Bilang gadis kecil itu adalah anak Neil.
Neil tunanganmu?
Verdif maklum, Onur janji ia akan segera menyelesaikannya.
Berapa lama INI?
Entahlah, aku harus menyatukan pikiranku dulu.
Bennu yang tau kalau Kareem menyembunyikan sesuatu tentang Onur, berusaha membujuk suaminya agar berbagi rahasia, ia tidak akan memberitahu Shehrazat. Kalau hanya akan melukai hati Shehrazat..kata Kareem Onur memiliki seorang putri.
Bennu terkejut.
" Tapi Onur tidak bersalah, ini masa lalu."
Onur bersama Virdev dan Olifer pergi ke apartemen , Onur pikir untuk sementara waktu ia akan meninggalkan gadis kecil itu bersama Virdef.
Onur menjelaskan tentang gadis kecil yang diantarkan kepadanya. Olifer kelihatan kesal dan engan tinggal di apartemen itu. Ia merasa Onur tidak menerimanya sebagai putrinya.
Onur membujuk Olifer, membelai pipi gadis kecil itu dan menggenggam tangannya, meminta gadis kecil itu memahami keadaannya yang tiba-tiba memiliki putri sebesar Olifer, setelah gadis itu tenang barulah Onur pergi.
Onur tiba dirumah, Shehrazat menyongsong dan mereka berpelukkan .Shehrazat bilang dia sangat cemas, karena Onur tak bisa dihubungi, Onur sepertinya bilang ia menyetir seharian itu . Kaan yang mendengar suara Onur Menghambur dan menenggelamkan dirinya Kepelukkan ayahnya, papaaaa. Kaan bilang ia bersama neneknya menyelesaikan tugas menggambar. Onur menanggapinya dengan senang. Selanjutnya Shehrazat bilang kalau Ferede sedang sendirian, Ferede menelpon dan mengatakan Verdef mendadak pergi sehingga ia hanya sendirian Di rumah. Shehrazat mengajak Onur kesana. Miriban berpesan agar Miriban menjaga Kann saat ia dan Onur menengok mertua. Mihriban kelihatannya ada janji dengan seseorang, ia sudah berdandan, dan terlihat kecewa.
Di waktu bersamaan pria teman lama Mihriban, Haldun tengah membeli buket bunga cantik di toko bunga,, sepertinya akan diberikan pada Mihriban.mereka berdua akan bertemu.
Mihriban akhitnya menelpon Haldun dan bilang, ia harus menjaga Kann karena orang tuanya pergi menengok nenek Kann. Dia tidak bisa pergi, Haldun Nampak kecewa..
Onur Shehrazat tiba dirumah Feride, mereka bercakap-cakap Di ruang tamu. Lantad Feride mengeluhkan Viedef yang tiba-tiba pergi ketempat saudaranya, Onur yang tahu sebenarnya kemana Virdef merasa tak enak. Dia Kelihatan gelisah-resah.
Ferede menginginkan Virdef.
Virdef membuatkan Oliver susu, " ayolah minum susumu, kau tak makan apa-apa sejak tadi."
Gadis kecil itu minum susu yang diberikan Viredef.
Kau mirip ibumu.
Kau kenal ibuku?
Verdef mengangguk
Kau secantik ibumu.
Tapi ibuku sudah meninggal.
Virdef memeluk Olifer.
Nanti kita berjalan-jalan yaa
Ibuku mengajak jalan2 setiap akhir pekan.
Keduanya berpelukkan,.
Onur malam itu tak bisa tidur.
Dan paginya curhat pada Kareem, bahwa kepalanya seperti mau pecah.
Kata Kareem apakah kerabatnya tak ada yang bisa mengasuhnya?
Onur kesal.
Masalahnya dia adalah putriku, Neil memperlihatkan photoku di Koran.
Dia memerlukan keluarga, kehangatan orang tuanya, manusia macam apa aku yang mengabaikan hal ini.
Apa kau tidak memberitahu Shehrazat?
Onur kau tidak seharusnya merahasiakan ini."
Kareem mengingatkan Onur, sepertinya Onur sedang bermain api.
Berbahaya sekali.
Onur meremas rambutnya kuat-kuat.
Episode berikutnya, Sheval pergi ke kuburan adiknya yakni ibu Kareem, tak sengaja ia bertemu Semih, dan secara tak sengaja pula Burak Dan Mele berada di cafe dimana Sezen menjadi pelayan cafe.
Trism nyambung besok haem.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar